< Browse > Home / Khairuddin Syach

| Mobile | RSS

Khairuddin Syach

Memang terasa aneh ketika namaku berganti dari Heruddin Syach Menjadi Khairuddin Sajah. Perubahan nama ini dilakukan secara tidak sengaja oleh kepala Sekolah SDN Waylunik Panjang, Bandar Lampung, ibu Muraya. Entah darimana beliau mendapatkan inspirasi tersebut, tiba-tiba ketika aku mengambil ijazah, namaku  telah berubah menjadi Khairuddin Syach. Haduh…

Dalam keluarga gw dipanggil dengan nama Ruddin, atau Rud. Didunia blogosphere orang sering memanggil Khay.  Panggilan Khay ini dipopulerkan oleh Gus Yehia. Katanya dia pernah punya teman akrab, mahasiswa Belanda, namanya Khayla. Makanya dia memanggilku dengan sebutan itu. Apa hubungannya Gus?

Nama Khay makin populer saja -halah, boong ding, ketika saya banyak mendapatkan teman akrab melalui blog serius pertama di dagdigdug.com. Sayang pada hari Senin, 8 Februari 2010, blog pertama khairuddin.dagdigdug.com yang sudah berusia dua tahun  itu dihapus oleh admin karena saya melanggar TOS. Saya tidak marah juga tidak protes. Memang saya salah. Menjadikan blog tersebut sebagai ajang untuk PTR.

Blog utama saya adalah khai.yehia.org yang telah berusia hampir 1,5 tahun. Bersama blog itu juga saya memenangkan kontes seo mengembalikan jati diri bangsa, meski pada akhirnya berujung pada kekecewaan yang mendalam setelah mengetahui bahwa kontes seo tersebut adalah scam. Sungguh terlalu pihak beritajitu!com.

Mie ayam dan Indomie goreng adalah dua makanan kesukaanku. Bakso? Nggak dech. Selalu terbayang disaat seorang customer sedang membuat bakso dengan tanpa baju plus keringatnya masuk ke dalam adonan, ditambah lagi diarea kulakan daging sapi giling dipasar, terdapat banyak belatung, hueks… benar2 ra doyan aku.

Musik-musik pop  alternatif dan rock ballad ditambah sedikit lagu2 dangdut mendayu-dayu adalah musik kesukaanku. Bermain gitar disaat menjelang magrib adalah kebiasaan lama yang sulit aku tinggalkan.

Kecintaanku pada dunia blogging dua tahun terakhir, benar-benar membuat aku optimistis untuk dapat menghidupi keluargaku dari usaha bisnis kecil-kecilan. Meski belum sedahsyat penghasilan abi bakar dan gus yehia, tapi sambil menyelam minum air adalah prinsipku dalam belajar bisnis internet.

Leave a Reply 90 views, 1 so far today

Leave a Reply