Sedetik Waktu Tersimpan Dalam Hati

Minggu, 01 Maret 2009 Pukul 19.00 WIB adalah sebuah malam yang tak mungkin aku lupakan seumur hidupku. Saat ini aku temukan kembali gairah hidup yang telah lama tenggelam bersama kejamnya suasana kota metropolis.

Aku tahu bahwa aku tak boleh tenggelam terlalu lama dalam nuansa senandung buaian angin malam yang sungguh melenakan jiwa, namun sedetik menikmati keindahan itu sungguh membuatku serasa hidup kembali dan memberkas hingga saat ini.

Bukan fatamorgana semu, namun ini adalah realita yang selalu terukir dan ku simpan dalam relung hati terdalam. Telah aku sisakan sedikit ruang untuk menyimpan peristiwa ini dalam lautan hati yang bertepi. Setidaknya bila suatu saat aku tenggelam lagi dalam kerasnya hati untuk selalu keluar dari jalan yang benar, aku masih bisa membaca sebait memory dalam hati ini, untuk tidak melangkah, meski ukurannya tidak lebih dari 1Kb!

Tuhan, terima kasih karena Engkau telah beri ada sedetik waktu untuk merasakan betapa besar anugerah-Mu. Aku tahu bahwa semua ini tidak akan terjadi tanpa seizing-Mu

Cukup sudah aku terlena dalam tulisan hati. Kini saatnya tiba untuk keluar sejenak dan berbuat sesuatu yang lebih bermanfaat. Yah betul astaga.com lifestyle on the net dua hari lagi akan memasuki grand final. Sukses untukmu wahai saudaraku, Matt Panca.

Posted March 1st, 2010 Visited 1371 times, 2 so far today in Others. Tagged: , , .

Related Post by Catagory

4 comments:

  1. pligg.com:

    Sedetik Waktu Tersimpan Dalam Hati | Khairuddin Syach Lahat…

    Minggu, 01 Maret 2009 Pukul 19.00 WIB adalah sebuah malam yang tak mungkin aku lupakan seumur hidupku. Saat ini aku temukan kembali gairah hidup yang telah lama…

  2. annosmile:

    semangat mas bro..pasti bisa

  3. Sekarung Info:

    wah wah hebat deh menang kontes gitu.. saya jadi kepingin ikutan kontes

  4. Derek Ratkovich:

    Love your site, I have been reading quite a lot about this recently and it is beneficial to get lots of unique bits of info and points of view. Look forward to reading more.

Leave a response: